
www.ahlussuffah.id – Belum lama ini, Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Ahlus Shuffah Gunung Binjai merayakan momen kebahagiaan.
Momen itu adalah Pemberian Sanad Hafalan al-Qur’an atau “Hafl Ijazah al-Qur’an al-Karim”. Berlangsung di dataran tinggi Gunung Binjai, ujung timur Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Acara yang membanggakan seluruh santri itu dihadiri oleh KH. Abdurrahman Muhammad (Pemimpin Umum Hidayatullah), Ustadz M. Kaspan (Ketua Badan Pembina Ahlus Shuffah), H. Hamudi (Direktur Ma’had Tahfizh Ahlus Shuffah), dan Ustadz Masykur Suyuti (Ketua Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan Hidayatullah Balikpapan).
Hadir pula puluhan tamu undangan dan sekitar 250 lebih santri penghafal al-Qur’an yang memadati Aula Serbaguna Ahlus Shuffah tersebut.
Helfan dan Fadhlul, demikian sapaan keduanya, berhasil mengkhatamkan setoran hafalan 30 juz al-Qur’an yang riwayat bacaannya tersambung kepada Rasulullah melalui Riwayat Hafsh an Ashim.
Puncaknya, usai menuntaskan setoran hafalan mereka dan dianggap lulus, Ustadz H. Muhammad Baharun Musaddad al-Hafizh al-Musnid kemudian berkenan memberikan selembar ijazah. Ini sebagai tanda keduanya secara resmi telah menyandang sanad hafalan al-Qur’an. Ustadz Baharun pun mendoakan keduanya.
“Saya berpesan kepada Akhi Helfan Rusydi dan Muhammad Fadhlul Aktsar agar senantiasa bertakwa kepada Allah dimanapun berada. Bersungguh-sungguh menjaga hafalannya dan selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah,” pesan Ustadz Baharun menasihati, Selasa (14/03/2023) itu.
Selanjutnya, seluruh tamu undangan dipersilakan untuk santap siang bersama sebagai bentuk kesyukuran atas prestasi yang terbilang langka itu.
“Alhamdulillah, akhirnya mimpi itu tercapai. Bahwa santri Ahlus Shuffah bukan hanya sebagai penghafal al-Qur’an, tetapi memiliki hafalan al-Qur’an yang bersanad sekaligus,” terang H. Hamudi, Direktur Ahlus Shuffah menyatakan kebahagiaanya.
Syiar Prestasi Al-Qur’an

Masih dalam kegembiraan yang sama menyambut bulan Ramadhan 1444H, selang beberapa hari kemudian, PPS Ahlus Shuffah kembali mengadakan kegiatan syiar prestasi al-Qur’an, Jumat (17/3/2023).
Kali ini empat santri mereka berhasil menggondol Ijazah Sanad Matan Tuhfatul Athfal yang diberikan oleh Ustadz Ayyul Ginoga, Lc. (Pengajar Ahlus Shuffah).
Mereka yang beruntung adalah Muh. Khaerul Hidayat (Kelas II Ulya), Taqiyuddin Muhammad Sholeh (Kelas I Ulya), Yahya Mubarak (kelas II Ulya), dan M. Wildan Nadzmi Ibnu Malik (kelas I Ulya).
Diketahui, PPS Ahlus Shuffah berlokasi di dataran tinggi Gunung Binjai. Tepatnya, di tengah hutan karet yang berjarak sekitar 7 kilometer dari Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan.
Ratusan alumninya telah menyebar dan mengabdi di tengah masyarakat. Sebagian lagi, melanjutkan cita-cita tinggi mereka. Yakni menempuh pendidikan kuliah di luar negeri.
Tercatat, nyaris setiap tahun PPS Terbaik dan Percontohan se-Kalimantan Timur tersebut senantiasa meluluskan santri-santrinya untuk kuliah di luar negeri. Sebut saja di Malaysia, Yaman, Mesir, Arab Saudi, hingga belahan wilayah Turki di jantung benua Eropa.
“Alhamdulillah, ini semua tentu berkat doa kita semua dan karunia dari Allah. Rasanya sulit membayangkan prestasi ini jika mengingat masa-masa di awal merintis berdirinya Ahlus Shuffah ini. Semua serba kekurangan. Namun kasih sayang dan nikmat dari Allah, hal ini bisa kita lihat dan rasakan sendiri sekarang,” ucap Ustadz Kaspan, Ketua Badan Pembina Ahlus Shuffah yang tak kuasa menahan harunya.* (Abu Jaulah/MCU)
Sumber :https://www.ummulqurahidayatullah.id/banjir-pemberian-sanad-di-ahlus-shuffah-gunung-binjai/